Sebelum Liburan ke Luar Negeri, Haruskah Fasih Berbahasa Inggris Terlebih Dahulu?

Yukke.id – Kita semua tahu bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Bahkan, bahasa Inggris juga telah ditetapan sebagai bahasa internasional.

Dalam konteks liburan, terutama ke luar negeri, apakah bisa berbahasa Inggris menjadi suatu keharusan bagi para wisatawan? Dan bagaimana jadinya jika tetap nekat pergi melancong tanpa bekal bahasa Inggris sama sekali?

Yuk, simak penjelasan selengkapnya, yang berasal dari pengalaman pribadi salah satu blogger traveller terkenal, yang dikutip dari beberapa sumber terpercaya.

Baca Juga: Rekomendasi Tas Ransel Terbaik Untuk Travelling


Seorang Traveller Blogger Wira Nurmansyah, menceritakan pengalamannya ketika travelling ke luar negeri, namun belum memiliki kemampuan berbahasa Inggris yang mampuni.

Menurutnya, sebenarnya tak ada keharusan bagi para traveller untuk bisa berbahasa Inggris sebelum berangkat ke luar negeri, apalagi jika hanya untuk berlibur selama beberapa hari saja.

Karena baginya, tidak semua orang di negara tujuan juga menguasai percakapan menggunakan bahasa Inggris.

Ia mencontohkan seperti di negara Jepang dan Korea, yang merupakan destinasi favorit para traveller asal Indonesia. Masyarakat di kedua negara tersebut tidak banyak yang fasih berbahasa Inggris, tapi lebih suka menggunakan bahasa lokalnya masing-masing.

Jika sudah seperti itu, menurut Wira, yang bisa anda lakukan sebagai traveller adalah menggunakan bahasa tubuh atau bahasa isyarat, dengan melakukan penggambaran terhadap suatu hal atau benda, dengan menggunakan tangan.

Tak kalah pentingnya, anda juga harus belajar sedikit kosakata dari bahasa tempat negara tujuan anda. Kata-kata sapaan umum seperti “Halo”,”Selamat pagi”,”Permisi”, dan juga “Terima kasih” mungkin tidak terlalu sulit untuk anda pelajari dalam waktu yang relatif singkat.

Lebih Baik Bisa Berbahasa Inggris Daripada Tidak Sama Sekali

Namun, ketidakmampuan berbahasa Inggris sejatinya juga bisa mengundang bahaya. Karena dalam proses keberangkatan, anda pasti akan menemui petugas bandara maupun imigrasi, yang akan menanyakan tentang dokumen keberangkatan anda. Dan para petugas di Bandara hampir pasti sudah dibekali dengan kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, apalagi jika mereka bertugas di bagian keimigrasian.

Anda pasti akan kerepotan, manakala kelabakan menjawab pertanyaan petugas imigrasi, ketika anda sendiri tidak tahu maksud dari pertanyaan mereka. Bisa saja sih anda menggunakan bahasa isyarat seperti yang dijelaskan sebelumnya. Namun hal itu lebih difokuskan untuk aktivitas yang sifatnya santai, layaknya makna liburan itu sendiri. Sementara pengecekan dokumen jelas lebih rumit, dan tidak ada kata “santai” di dalamnya. Salah-salah memberi penjelasan, anda malah terancam batal berangkat ke negara tujuan.

Jika contoh negara yang disebutkan diatas adalah negara-negara yang berasal dari benua Asia, yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai percakapan mereka sehari-hari, lalu bagaimana jika tujuan berwisata anda memang ke negara-negara yang sehari-harinya menggunakan bahasa Inggris? Seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, dan sebagainya?

Kalo sudah begitu, mau nggak mau belajar bahasa Inggris adalah sebuah keharusan bagi anda. Belajar bahasa Inggris disini bukan hanya tentang grammar, vocab, ataupun basa-basi seperti “How are you? I’m fine thank you and you?’ atau semacamnya.

Tapi belajar bahasa Inggris disini adalah tentang bagaimana kita bisa survive di negeri orang, dengan kemampuan yang kita miliki. Jadi metode belajar anda haruslah yag langsung mengarah ke percakapan sehari-hari, atau minimal ketika anda membutuhkan sebuah bantuan, maka anda bisa meminta bantuan kepada orang lain, dengan menggunakan bahasa Inggris.

Untuk pilihan tempat belajarnya sendiri ada banyak, dan anda bisa jelajahi sendiri di Google atau cari tahu lewat info-info yang beredar di sekitar tempat tinggal anda. Jangan lupa untuk memilih paket dimana anda bisa langsung bercakap-cakap dengan orang lain, bukan sekedar mengajarkan teori saja.

Baca Juga: Rekomendasi Sepatu Terbaik Untuk Dipakai Travelling


Itulah dia sedikit cerita dan inspirasi dari seorang blogger traveller bernama Wira Nurmansyah. Berapa lamapun anda hendak berlibur ke luar negeri, pastikan anda bisa menguasai setidaknya bahasa Inggris terlebih dahulu (tingkatan dasar), agar anda bisa survive sampai ke negara tujuan, dan mampu menikmati momen liburan anda dengan lebih maksimal.

Anda juga sebenarnya bisa menggunakan bantuan apikasi seperti Google Translate, untuk membantu anda menerjemahkan maksud perkataan atau pertanyaan dari orang lain. Namun hal ini tidak terlalu disarankan, karena itu artinya anda akan sangat bergantung kepada suatu benda, sehingga membuat interaksi anda dengan orang tersebut jadi tidak terlalu real.


Sumber foto dan artikel: kompas.com

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi yukke.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>