Sebelum Pilih Travelling Di Dalam Atau Ke Luar Negeri, Baca Dulu Yang Satu Ini

Yukke.id – Di jaman sekarang, yang namanya jalan-jalan (travelling) seolah sudah menjadi kebutuhan tersendiri, terutama untuk mereka yang memang “berduit”, dan bisa menentukan kapanpun mereka hendak melakukan liburan.

Apalagi saat ini, setiap orang sudah semakin dipermudah untuk bisa melakukan liburan atau travelling, karena kebutuhan untuk akomodasi, hotel atau penginapan, sampai tujuan destinasi wisata yang akan dituju, semuanya sudah bisa disiapkan jauh-jauh hari sebelum keberangkatan.

Bahkan saking mudahnya, tidak sedikit pula yang merencanakan travelling ke luar negeri. Terlebih biaya perjalana ke luar negeri juga sudah tidak semahal dulu lagi. Sehingga kesempatan untuk berlibur ke luar negeri akan bisa dirasakan oleh semua orang.

Nah, sebelum anda memutuskan hendak travelling di dalam atau ke luar negeri, ada baiknya simak terlebih dahulu beberapa perbedaan antara keduanya, yang telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.

Baca Juga: Sebelum Liburan ke Luar Negeri, Haruskah Fasih Berbahasa Inggris Terlebih Dahulu?


Budaya dan bahasa

Sumber: english first

Satu hal yang jelas paling mudah terlihat dan terasa perbedaannya adalah dari segi bahasa dan budaya. Indonesia memang memiliki banyak sekali budaya dan bahasa, namun kita punya bahasa indonesia sebagai bahasa nasional, yang dapat memudahkan komunikasi anda dengan masyarakat setempat. Untuk budaya pun, anda juga bisa bertanya sekaligus berguru secara langsung kepada orang-orang yang ada disana.

Sedangkan ketika anda travelling ke luar negeri, tentunya persiapan terkat bahasa dan budaya akan jauh lebih rumit. Sebab mau tak mau kita harus memakai bahasa asing minimal bahasa inggris. Itupun anda juga idak bisa sembarang pakai bahasa Inggris di negara-negara tertentu, karena ada beberapa negara yang punya rasa nasionalisme yang cukup tinggi dengan bahasanya (jika native speaking-nya bukan berbahasa Inggris), contohnya seperti di Jepang dan Mongolia. Di kedua negara tersebut, masyarakat setempat masih belum banyak yang fasih berbicara bahasa Inggris, bahkan sekedar mengerti saja juga masih cukup sulit.

Jadi, salah satu tips yang bisa dicoba adalah, jika ingin bepergian ke luar negeri, browsing atau googling dulu mengenai budaya dan kebiasaan apa saja dianggap sensitif di negara yang akan anda kunjungi itu. Jangan lupa siapkan juga Google translate atau aplikasi penerjemah lainnya, agar anda tidak kesulitan berkomunikasi dengan orang lokal.

Membanding-bandingkan dengan Indonesia

Sumber: mounture.com

Jika anda mengunjungi destinasi wisata di suatu negara (luar negeri), masyarakat Indonesia punya kebiasaan unik, yakni akan langsung membanding-bandingkannya dengan destinasi serupa yang ada di Indonesia. Mengapa bisa demikian? Karena memang negara kita punya kekayaan pariwisata yang sangat luar biasa.

Bahkan terkadang, kita pun tak malu mengakui, bahwa destinasi wisata di Indonesia justru lebih baik dari yang anda saksikan di luar negeri, ya kan?

Ribet dengan Urusan Visa, Passport, dan Currency

Sumber: kompas money

Ketika anda bepergian di dalam negeri, paling yang anda butuhkan hanyalah tiket perjalanan, persiapan barang-barang, serta yang sekarang masih berlaku adalah test covid-19. Namun, ketika bepergian ke laur negeri, otomatis kebutuhan perjalanan anda akan menjadi lebih banyak. Selain yang sudah disebutkan diatas, ada pula kebutuhan untuk mengurusi visa, paspor, dan juga mata uang (sesuai negara yang dituju).

Nah, setiap negara memiliki regulasi yang berbeda-beda terkait kepengurusan dokumen-dokumen ini, jadi anda harus sering-sering mencari informasi, mengenai bagaimana caranya, dan apa saja persyaratan yang dibutuhkan untuk mengurusnya. Anda juga bisa langsung menghubungi perwakilan kedutaan negara yang ingin dikunjungi, jika tidak ingin salah arah.

Untuk kepengurusan passport sendiri, pastikan anda berangkat dalam jangka waktu sekitar enam bulan sejak passport itu dibuat. Tapi ada juga negara tertentu yang memberlakkan jangka waktu passrot-nya selama 12 bulan. Jadi, selalu perhatikan passport anda sebelum berangkat ke luar negeri.

Tidak lupa juga bahwa setiap negara memiliki mata uang masing-masing. Dan sayangnya mata uang rupiah hanya ada di Indonesai saja, sehingga mau tidak mau mata uang rupiah anda harus ditukarkan, sebelum memasuki negara tujuan.

Setiap traveller pun memiliki ciri khas masing-masing dalam menghadapi persoalan mata uang ini. Ada yang langsung menukarkan rupiah ke mata uang asing di Indonesia, ada juga yang menukarkan dulu ke dollar US lalu baru ke mata uang asing (yang bukan USD), ada lagi yang hanya membawa kartu debit lalu mengambilnya di mesin ATM di negara tujuan, dan masih banyak lagi. Pada intinya, gunakan cara yang menurut anda paling aman dan nyaman. Pastikan anda sudah benar-benar prepare ya. Jangan sampai ketika jajan di luar negeri, bayarnya justru pakai rupiah.

Barang bawaan lebih ribet

Sumber: okezone travel

Setelah perbedaan yang mencolok dari segi harga, budaya, cuaca dan lain sebagainya, maka anda pun harus mempersiapkan dengan baik barang-barang yang dibutuhkan, mulai dari peralatan mandi, pakaian, sampai dengan obat-obatan.

Lalu mengapa harus seribet itu sebelum bepergian?

Ada banyak faktor yang mendasari hal tersebut, khususnya ketika hendak memilih travelling ke luar negeri. Faktor pertama adalah dari perbedaan suhu dan cuaca. Karena tidak banyak negara yang memiliki iklim yang sama dengan yang ada di Indonesia, maka anda pun harus mampu beradaptasi dengan cuaca disana. Jangan sampai anda malah jadi sakit-sakitan, hanya karena tidak tahan dengan iklim di negara tujuan.

Hal in sebenarnya juga bisa berlaku pada makanan. Karena sudah pasti, makanan yang ada di luar negeri akan jauh berbeda dengan yang selama ini kita temui di Indonesia. Namun, pastikan makanan tersebut adalah makanan yang awet, atau setidaknya bisa diolah lagi. Jangan sampai makanan bawaan anda malah jadi basi setibanya di negara tujuan.

Namun, mengingat saat ini sudah terjadi akulturasi kebudayaan, dimana banyak makanan luar negeri yang masuk ke Indonesia, maka hal itu seharusnya sudah tidak lagi jadi hambatan berarti, terutama bagi anda yang mungkin sudah sering mencicipi masakan luar negeri, entah itu di Mall, restoran, dan sebagainya.

Membuka wawasan

Sumber: highlights.id

Hal ini sudah otomatis akan menjadi “oleh-oleh” yang tidak perlu dipesan, namun sudah pasti didapatkan oleh semua orang yang melakukan travelling, apalagi bagi anda yang melakukannya ke luar negeri.

Wawasan anda akan semakin terbuka, ketika melihat dan merasakan sendiri, bagaimana kebudayaan dan tradisi yang berkembang di wilayah setempat. Akan ada banyak hal yang tidak pernah anda temui di negeri sendiri, namun bisa anda temui di negara atau wilayah lain.

Dari situ anda pun bisa belajar, untuk lebih menghargai perbedaan, dan juga keberagaman. Bahkan bisa jadi, kebudayaan di wilayah atau negara tersebut, bisa menjadi inspirasi baru bagi anda, untuk membuat konten, berkenalan dengan teman baru, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Beragam Manfaat Peta Cetak Yang Tidak Mampu Dilakukan GPS Saat Traveling


Itulah dia beberapa perbedaan mendasar dari travelling di dalam negeri maupun ke luar negeri. Pada intinya, semua tujuan itu sama baiknya. Dan meskipun travelling ke luar negeri itu terkesan lebih rumit, tapi sensasi dan pengalaman yang dirasakan juga akan jauh berbeda. Wawasan yang diperoleh juga pastinya akan lebih banyak. Jadi, semuanya kembali pada pilihan masing-masing.


Sumber foto dan artikel: dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi yukke.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>