Vacation vs Staycation: Pilih Yang Mana?

Yukke.id – Pilihan untuk berlibur merupakan hak setiap orang, termasuk dalam bagaimana menjalaninya.

Ketika jaman sekarang ini berlibur seolah dianggap sebagai ajang “keren-kerenan” alias “pamer”, banyak orang yang rela menghabiskan uangnya demi memperoleh label tersebut, untuk kemudian ia tunjukkan kepada orang lain di media sosial.

Padahal, hakikat utama dari berlibur adalah melepas penat dari rutinitas sehari-hari. Sehingga yang muncul dari liburan bukanlah kesenangan atau refreshing, melainkan kantong bokek, karena terus-terusan menuruti gaya hidup demi memuaskan hasrat orang lain.

Akhirnya muncullah satu bentuk liburan baru, dimana anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak uang, namun tetap mendapatkan esensi utama dari liburan itu sendiri (dengan cara yang berbeda).

Jenis liburan ini dinamakan Staycation, yang merupakan pengembangan dari istilah Vacation, yang sudah populer sejak bertahun-tahun lamanya.

Lantas apa itu Staycation? Dan apa bedanya dengan Vacation? Kemudian mana yang cenderung lebih anda sukai? Staycation atau vacation?

Untuk menjawab semua pertanyaan diatas, terlebih dahulu kita simak penjelasan menarik di bawah ini.

Baca Juga: Mencicipi Kuliner Ekstrem Khas Jepang Yang Selalu Bikin Nagih


Sumber: hipwee

Sebenarnya, istilah “staycation” mulai berkembang setelah banyaknya penginapan yang menawarkan harga terjangkau, yang dipadukan dengan aktivitas orang untuk berselancar di dunia maya atau internet, terutama selama masa pandemi sejak dua tahun terakhir ini.

Aktivitas “berselancar” semacam ini tentunya tidak memungkinkan untuk bepergian kesana-kemari dalam waktu yang terlalu singkat. Karena memang aktivitas utamanya adalah di depan layar hape atau komputer, namun membutuhkan suasana yang tenang dan nyaman daripada biasanya. Disitulah mulai muncul istilah “staycation”, alias “vacation to stay” atau berlibur untuk tinggal di tempat tertentu. Atau bahasa singkatnya adalah mencari suasana baru, untuk tetap melakukan aktivitas yang sama, biasanya yang berkaitan dengan aktivitas di depan gadget atau laptop.

Sementara vacation, seperti yang kita semua sudah tahu, adalah ketika kita berlibur ke suatu tempat, untuk kemudian jalan-jalan lagi ke beberapa tempat lain yang ada di daerah tersebut. Untuk dapat melakukan vacation, sudah pasti membutuhkan effort dan sumber dana yang lebih besar, bila dibandingkan dengan staycation. Dimana untuk melakukan staycation, anda cukup membawa barang-barang seperlunya saja, untuk kemudian menikmati setiap fasilitas yang ada di penginapan tersebut. Untuk makan pun, anda bisa memesan delivery kapan saja. Karena yang terpenting bagi pelaku staycation adalah kenyamanan plus adalah koneksi internet yang lancar dan stabil. Disitulah mereka akan merasa bahagia dengan perjalanan staycation yang mereka jalani.

Berbeda halnya dengan vacation, mungkin anda perlu banyak-banyak riset terlebih dahulu, sebelum melakukan vacation. Ya, karena vacation adalah bagamana anda menemukan spot-spot baru yang unik dan menarik, dari daerah yang anda kunjungi.

Selain itu, beberapa tempat yang anda kunjungi terkadang juga memerlukan biaya masuk, kemudian anda juga perlu mencicipi kuliner yang ada disana, belum lagi biaya parkir, dan juga biaya bensin untuk perjalanan. Jangan lupa anda juga mesti menyewa kendaraan, untuk bepergian ke lokasi-lokasi yang sudah anda riset tersebut. Jadi sudah jelas bahwa vacation membutuhkan asupan dana yang lebih besar ketimbang staycation.

Namun, liburan ala vacation biasanya akan mendapatkan kepuasan berlebih, karena sudah mengelilngi banyak tempat dengan keunikan yang berbeda-beda, sekaligus bisa bertemu dengan orang-orang baru dari daerah tersebut.

Di satu sisi, staycation juga menyenangkan bagi mereka yang membutuhkan ketenangan dan kenyamanan dalam beraktivitas di depan layar. Karena produktivitas mereka juga akan meningkat, ketika mampu menemukan ruang yang nyaman dan aman untuk mereka tempati sementara waktu.

Staycation juga memungkinkan anda untuk bisa menikmati seluruh fasilitas dalam penginapan atau hotel tersebut dengan lebih nyaman, seperti misalnya kolam renang, spa, fitness centre, sampai dengan beragam acara TV yang tersedia di dalam kamar.

Hal itu tentunya sulit dilakukan oleh pelaku vacation, dimana hotel atau penginapan hanya berfungsi untuk tempat istirahat saja, akibat sudah terlalu lelah jalan-jalan keluar.

Bahkan, jika anda sudah terlalu lelah dengan vacation, mungkin anda bisa beralih melakukan staycation untuk beberapa saat, alias menikmati berbagai fasilitas yang tersedia di penginapan. Karena jaman sekarang, penginapan bukan lagi hanya sekedar penginapan atau tempat istirahat semata, tapi sudah mulai berubah fungsi menjadi “lokasi wisata” tersendiri, yang juga menawarkan banyak fasilitas yang tak kalah menarik dengan yang ada di luar. Itu juga yang menjadi cikal bakal lahirnya istilah “staycation”.

Karena jika kita bisa menikmati liburan hanya di satu tempat, sekaligus bisa menginap disana, kenapa harus capek muter-muter kesana-kemari? Peminatnya pun ternyata juga tak kalah banyak, lho.

Baca Juga: Liburan Kok Bokek? Ini Tips Ampuh Anti-Bokek Saat Liburan


Baiklah, itu tadi plus-minus tentan vacation dan juga staycation. Apapun pilihan jenis liburan anda, jangan sampai anda lebih mengorbankan gengsi daripada esensi utama dari liburan itu sendiri. Kecuali memang liburan yang anda lakukan adalah untuk tujuan endorsement dan semacamnya, alias karena pekerjaan. Jika bukan untuk pekerjaan, sebaiknya abaikan apa tanggapan orang tentang liburan anda, karena yang terpenting adalah kepuasan anda sendiri, bukan kepuasan para followers anda.


Sumber foto dan artikel: dari berbagai sumber

Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi yukke.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>